Langsung ke konten utama

budaya

hakikoh merupakan satu diantara ajaran yang ada dalam islam. hakikoh  sebuah simbol tentang pembersihan sifat kotar pada diri si bayi. orang menyakini dalam diri manusia terdapat dua sifat yang saling bertentangan. dua sifat itu di hubungkan dengan benatang dan malaikat. malaikat di asumsikan dengan kebaikan sementara binatang mewakili sifat buruk. isalm tidak mengajarkan bagaimana hakikah harus di jalankan. akan tetapi islam menetapkancara yang ada dalam ritual hakikah. misal bayi mau dihakikah berumur tujuh hari atau kelipat sampai tiga kali. ini berarti hakikah bisa di lakukan pada usia 14 &21 hari dari kelahiran. ini ketetapan dari waktu. serimonial hakikah adalah mencukur rambut bayi dan berat rambut yang sudah di cukur di timbang dengan emas. kemudian emas itu di sedekah pada orang-orang yang membutuhkan bantuan. emas tadi bisa di jadikan bentuk lain. misal dijadikan dalam bentuk uang,makanan, pakaian dll. pencukuran rambut tadi merupakan simbolisasi pembuangan sifat hewan atau sifat buruk si bayi. simbol ini dipertegas dengan diharus menyembelih dua ekor kambing bagi bayi laki-laki dan cukup satu ekor kambingg bagi bayi perempuan.
hakikah sudah menjadi budaya. sekarang sudah dapat di pastikan setiap anak baru lahir akan di adakan selamatan yang dikenal dengan hakikah. tapi serimonialnya berbeda dari ketetapan dalam ritual hakikah dalam islam. perbedaan itu terlihat pada prosesi pencukuran rambut dan pembuangan rambut yang tida di jadikan dalam bentuk emas. hakikah sekarang pelasanakannya lebih rumit tapi masih jauh dari hakikah yang di harap dalam islam. namun, pennulis tidak mengingkari ada sebagian kecil masyarakat yang masih menggabungkan budaya hakikah dengan tuntunan hakikah dalam islam.
sebenarnya kesalahan bukan terletak pada budaya hakikah dalam masyarakat. tapi lebih pada penamaan budaya itu sendiri. hakikah diadofsi dari kata bahasa Arab yang merujuk padasebuah ajaran ritual dalam agama islam. sehingga orang-orang akan terbayang dan merujuk pada ajaran islam saat mendengar kata hakikah di ucapkan. seandai budaya selamatan bagi bayi tdak diberinama hakikahan pasti diakan ada kebingungan dalam penyebutan hakikah.
tapi semua sudah menjamur sehingga sulit untuk merubah perkara yang sudah mengakar dalam benak masyarakat. orang inggris mengatakan"kebohongan satu kali akan di anggap bohong. tetapi kebohongan yang berulang kali akan di anggap benar". biarlah nama budaya sama dengan ajaran dalam islam tapi keyakinan dan niat pelaksanaannya harus berbeda. agar tidak terjadi keslahah pahaman.

Komentar

  1. Menurut saya suatu kebohongan... Tetap lah kebohongan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. tidak ada kebohongan dalam cultural masyarakat. tradisi lahir dari kesepakatan bersama antar anggota masyarakat. namun, tradisi hanya mingikat masyarakat pada area tertentu. ini dis ebabkan setiap wilayah meliki tradisinya yang beragam. tradisi adalah sebuah masyarakat untuk mengatur anggotanya untuk tetap solid.

      Hapus

Posting Komentar